Eko Hastuti

Menulis bagiku menjadi salah satu sisi kehidupan yang penting. Ibarat orang hidup yang harus bernafas, menulis sebagai oksigen yang memberi kesegaran otak dan h...

Selengkapnya

TERKENANG PAK RUPANGI, SEMOGA HUSNUL KHOTIMAH

Sejak hari mendekati puasa semakin dekat, ingatan pada Pak Rupangi tambah kuat. Bayang-bayang tubuhnya seolah berseliweran di mata. Gelegar suaranya seakan terdengar dengan jelas. Sepertinya Pak Rupangi masih hidup padahal almarhum seda sudah setahunan yang lalu. Siapa sih Pak Rupangi itu? Pak Pangi demikian warga Manggisan Asri memanggil, orangnya memang spesial. Suka menolong dan ramah. Sehari-hari almarhum dulu berjualan mie ayam. Walaupun berjualan dengan berkeliling kampung-kampung, namun Pak Pangi tidak pernah meninggakan kuwajibannya untuk beribadah di masjid perumahan. Bahkan Pak Pangi sering adzan di masjid, baik pagi, siang, sore, maupun malam hari menandai ibadah shalat lima waktu segera dilaksanakan. Hanya saat-saat tertentu saja, Pak Pangi tidak adzan, misalnya karena ada kepentingan mendesak atau sedang kurang enak badan.

Kenangan terhadap Pak Pangi di bulan Ramadan ini semakin menggebu. Menjelang berbuka puasa, Pak Pangi sudah sibuk menyediakan gelas dan piring kecil untuk keperluan berbuka puasa bersama di Masjid Al Muhajirin, Manggisan Asri. Sambil nunggu ibu-ibu yang bertugas mengirim takjil dan minuman, umumnya teh hangat, Pak Pangi membersihkan masjid bagian dalam. Hal yang dipandangnya kurang sesuai pasti dirapikan. Setelah snak untuk berbuka siap, Pak Pangi ikut menyiapkan dengan membawa takjil ke dalam masjid. Beberapa disisihkan untuk yang tadarus. Takjil sebagian besar ditata sedemikian rupa, sehingga anak-anak yang di serambi masjid duduknya melingkar. Begitu tanda berbuka puasa berbunyi, anak-anak, remaja putra putri, dan beberapa orang tua menikmati takjil bersama-sama. Yang memimpin doa dan memberikan tausiah ada petugas lain yang kadang bergantian. Setelah selesai berbuka, anak-anak mengembalikan piring kecil dan gelas ke tempatnya, nha Pak Pangi yang mengemas sampah, dan sisa-sisa makanan agar tidak berceceran. Bersama dengan ibu-ibu yang bertugas sore itu, Pak Pangi selalu siaga membantu.

Menjelang shalat Tarawih, Pak Pangi juga sigap menyiapkan kotak amal kecil yang ada di masjid. Dua kotak amal, yang satu diedarkan di kelompok bapak-bapak, dan satunya lagi untuk kelompok ibu-ibu. Setelah kotak amal berhenti di barisan akhir, Pak Pangi akan mengambil untuk diberikan kepada petugas/bendahara masjid. Begitu setiap hari kegiatan Pak Pangi di bulan Ramadan. Termasuk pagi menjelang sahur, Pak Pangi akan mengumandangkan suara khasnya untuk membangunkan warga. “Sauuur....sauuuuur, waktu sudah jam ..... Bapak-bapak..ibu-ibu ayo bangun!” begitu panggilan Pak Pangi di pagi buta itu. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Pangi yang baik hati dan suka menolong. Maka kepergian Pak Pangi setahunan yang lalu, membuat kami berduka. Tidak ada warga Manggisan Asri yang tidak merasa kehilangan. Lebih-lebih ibu-ibu yang sering dibantu waktu bertugas Bank Sampah. Dengan senang hati Pak Pangi membantu memilah sampah, mengemas dalam karung, atau memanggilkan ibu-ibu yang belum setor.

Semoga almarhum Pak Pangi meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Segala kesalahan dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT. Segala amal ibadah dan kebaikkannya diterima di sisi Allah dan kelak mendapat balasan yang setimpal. Ah..jadi teringat kata Ibunya Jalu yang nyeletuk tadi malam menjelang Tarawih, “Jadi teringat Pak Pangi ya bu!” katanya lirih. Tapi ditelingaku seperti halilintar yang menyambar. Jadi benar ada pepatah, “Harimau mati meninggalkan belang, orang mati meninggalkan nama”. Nama Rupangi tercium begitu wangi di hati warga Manggisan Asri, terlebih di hatiku yang kelu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Allahumma firlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu. Aamiin yaa robbal alaamiin. Begitulah bu, amalan baik seseorang dikenang sepanjang masa. Semoga menjadi jariah tiada henti bagi pak Rupangi. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

18 May
Balas

Amin yaa robbal alaamiin. Makasih perhatian dan doanya bu, jadi tambah terharu nih. Orang baik seperti bu Nana selalu mendoakan kepada siapa pun walaupun tidak kenal. Ya Allah, alhamdulillah. Semoga pahala terlimpah pada ibu, amin.

18 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali