Eko Hastuti

Menulis bagiku menjadi salah satu sisi kehidupan yang penting. Ibarat orang hidup yang harus bernafas, menulis sebagai oksigen yang memberi kesegaran otak dan h...

Selengkapnya
Pertemuan KSM Srikandi Berbasis Literasi

Pertemuan KSM Srikandi Berbasis Literasi

Perkumpulan ibu-ibu anggota KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Srikandi bulan ini tepat tanggal 14 September 2018 di Taman Bacaan Srikandi. Hadir 18 orang anggota dan pengurus yang merupakan penggerak PKK dan aktivis Manggisan Asri. Dari keseluruhan anggota dan pengurus, yang menduduki jabatan sosial sebagai ibu Lurah (2 orang), ibu ketua PKK RT 1, pengelola PAUD Asri, pengurus pengajian ibu-ibu dan yasinan dan lainnya.

Pada pertemuan tersebut, ibu Alfun Haka membacakan susunan acara serta memandu acara hingga usai. Eko Hastuti selaku ketua TBM Srikandi sekaligus ketua KSM Srikandi menyampaikan sambutan dan isian pendidikan. Sambutan berkaitan dengan simpin KSM Srikandi pada putaran tahun 2018/2019 ini sudah berjalan 5 bulan. Tidak terasa embrio koperasi KSM Srikandi sudah mulai membesar. Dengan kedisplinan anggota dan keuletan pengurus pra koperasi sudah bisa memenuhi kebutuhan simpin anggota. Ke depan diharapkan anggota lebih giat dan disiplin dalam meminjam maupun menabung. Harapannya tentu dapat membantu kebutuhan modal usaha para anggota.

Diantara usaha ekonomi mikro yang ditekuni adalah membuat peyek kacang, kedelai, rese, telor asin, jahitan, pembimbitan tanaman, kreditan pakaian, distributor oriflame, makanan ringan (molen kacang, dan lainnya). catering, dan sebagainya. Intinya, ibu-ibu anggota KSM dimotivasi agar berani buka usaha walaupun kecil-kecilan.

Pada acara pendidikan diisi oleh ketua TBM Srikandi yang membahas tentang manfaat bercocok tanam sayuran dan buah dalam kehidupan sehari-hari. Kebetulan belum lama ini, Perum Manggisan Asri mengikuti lomba K3 dan Hatinya PKK. Jadi pengalaman bertanam bunga, sayuran, dan buanga tinggal ditingkatkan lagi. Karena ibu-ibu semakin tahu cara menanam dan manfaatnya bagi keluarga serta lingkungan sekitar. Oleh Eko Hastuti disinggung juga tentang cara bercocok tanam dalam pot dan di pekarangan rumah.

Sebelum acara usai, diumumkan anggota yang dapat arisan, dan yang dapat giliran tugas bulan depan untuk menyiapkan konsumsi. Tak lupa, anggota juga membayar parcel dan uang khas. Sekilas kegiatan ini mirip pertemuan PKK, namun bedanya di TBM Srikandi tetap berbasis literasi.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Sebuah laporan kegiatan yang inspiratif. Terima kasih Bu Eko Hastuti. Mudah-mudahan banyak warga yang kreatif untuk memanfaatkan kelebihan lingkungan masing-masing, seperti di tempat Bu Eko. Terima kasih Bu Eko Hastuti, salam dari Semarang

15 Sep
Balas

Komentar yang bagus pak, bukan karena pujiannya tapi kejujuran dalam memberi apresiasi Tidak semua orang ikhlas mengapresiasi karya dan kiprah orang lain. Apalagi bila hal itu hanya hal biasa atau dianggap sepele. Amin pak Im, jadi nambah semangat menulis. Sebagai bukti kalau tulisanku ada yang membaca, alhamdulillah Makasih salamnya, salam balik dari Wonosobo ya.

15 Sep

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali