Eko Hastuti

Menulis bagiku menjadi salah satu sisi kehidupan yang penting. Ibarat orang hidup yang harus bernafas, menulis sebagai oksigen yang memberi kesegaran otak dan h...

Selengkapnya
Literasi Harga Mati

Literasi Harga Mati

Membaca tulisan sendiri di Mading Kelas terasa sesuatu banget. Yah, reportase tentang literasi di SMPN 1 Wonosobo yang kutulis setahun lalu dan terbit di harian Jawa Pos Radar Kedu. Ternyata digunting siswa dan ditempel di mading kelas VIIE. Judulnya cukup besar dan agak mencolok, jadi dari kejauhan mengundang rasa penasaran.

.

Aku yang semula duduk mengawasi siswa yang sedang mengerjakan PTS akhirnya mendekat dan membacanya lebih cermat. Ada rasa bangga dan haru menyaksikan itu. Apalagi jika tulisan bertajuk "Literasi Harga Mati" itu benar-benar dijiwai dan diwujudkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Bukankah cakupan makna literasi itu cukup luas, dan membekali siswa untuk gemar membaca dan menulis, menguasai dan arif berteknologi, berjiwa toleran, demokrasi, jujur, santun, bertanggungjawab, dan karakter positif lainnya. Semua itu dapat membentuk jiwa dan mental siswa sebagai generasi unggul, maju, dan memiliki daya saing di era global.

.

Anak-anak bisa jadi tidak tahu kalau nama peliput berita yang tertera itu (eko/lis) itu adalah eko hastuti (jurnalis spensa) dan mbak lis retno (editor, junalis radar kedu). Memang sih tak seberapa liputannya tapi seberapa pun aktivitas siswa yang positif di sekolah dan berdampak luas nilai kemanfaatannya, patut diapresiasi dan didokumentasi bukan? Seperti di kelas VIIE tersebut, selain ada mading, perpustakaan kelas, juga ada pohon literasi. Letaknya di samping kanan mading, sedang di samping kiri ada pohon cita-cita. Dua pohon itu punya korelasi yang cukup erat. Bahwa siapa yang tekun belajar, gemar membaca dan menulis, insyaallah akan dimudahkan meraih cita-citanya. .

Sekilas ada beberapa siswa yang ingin jadi dokter, dosen, tentara, TNI, polisi, dan sebagainya. Semua tidak mudah untuk diraih, perlu perjuangan dan pengorbanan banyak hal. Biaya, tenaga, pikiran, perasaan, komitmen, waktu harus berjalan secara simultan, jangan abaikan semua itu oleh kesia-siaan. Maka, semangatlah dalam meraih cita dengan besungguh-sungguh belajar, berdoa, dan terus berusaha.

#jurnalspensawonosobo

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Literasi Harga Mati...keren bu Eko

19 Sep
Balas

Ya bu, makasih. Selamat pagi bu Dyahni, salam literasi. Salam sehat dan sukses selalu.

19 Sep

Kereen...

19 Sep
Balas

Makasih bu Meynia, alhamdulillah ibu berkenan singgah dan mengapresiasi.

21 Sep

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali