Eko Hastuti

Menulis bagiku menjadi salah satu sisi kehidupan yang penting. Ibarat orang hidup yang harus bernafas, menulis sebagai oksigen yang memberi kesegaran otak dan h...

Selengkapnya
Juara II, Apresiasi Dikmas 2018

Juara II, Apresiasi Dikmas 2018

Sejak tanggal 18 Mei 2018 lalu saya tidak aktif di gurusiana. Entah itu membaca karya rekan-rekan gurusianer atau pun menulis. Apakah berarti saya tidak menulis? Ternyata tidak. Saya tetap menulis, ya saya menulis karya tulis bentuk makalah untuk mengikuti lomba Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas 2018. Sebagai pengelola sebuah TBM saya tertantang untuk mengikuti lomba tersebut. Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban, juga berharap mendapat apresiasi atas kerja keras selama ini menggerakkan literasi masyarakat.

Sesuai dengan topik lomba tahun ini yakni, “Strategi Pengelolaan TBM Srikandi Melalui Aksi Literasi Berkelanjutan”, saya memilih judul, “Pengelolaan TBM Srikandi Melalui Aksi Literasi Berkelanjutan”. Judul itu saya pikir sudah cukup bagus untuk menuangkan ide-ide dalam menggeliatkan masyarakat Perumahanan Manggisan Asri dalam berliterasi. Karena dari ide itu harus saya kupas habis kerangka karya tulis mulai dari latar belakang, permasalahan, tujuan, strategi, pembahasandampak penerapan strategi, dampak literasi berkelanjutan, kendala yang dihadapi, faktor pendukung, alternative pengembangan, kesimpulan dan rekomendasi. Disamping itu juga, saya harus membuat halaman cover, surat pernyataan keaslian bermaterai 6.000, surat pengantar dan daftar isi. Lampiran berupa bukti-bukti legalisasi kelembagaan juga harus ada, mulai dari SK Pendirian, izin operasional, SK Pedirian dari Notaris, dan SK Kemenhumham. Lampiran lainnya berupa, sertifikat pelatihan pengelola, piagam/sertifikat kejuaraan/prestasi, denah gedung, grafik, dan foto-foto. Praktis keseluruhan berkas minimal 30 halaman.

Hal itu tentu bukan pekerjaan gampang. Dari mulai menyiapkan data-data, bukti, dan deskripsi kegiatan. Juga ide-ide awal yang harus diceritakan pada awal pendirian. Jadi, sehari akan mulai menulis, baru menyiapkan berkas, mengumpulkan foto-foto, dan file-file yang diperlukan. Minggu siang sekitar jam 11.00 WIB saya mulai menulis. Tak terasa hari mulai senja, saya harus berhenti untuk menyiapkan menu berbuka. Setelah selesai berbuka dan aktivitas lainnya, saya kembali menulis. Hingga larut malam, setelah kantuk taktertahankan, saya tidur sekejab. Tahu-tahu panggilan saur dari masjid sudah berkumandang. Maka saya segera persiapkan menu sahur. Setelah itu saya menyelesaikan naskah hingga selesai. Bisa jadi malam itu saya hanya tidur 2-3 jam. Pagi saya masuk sekolah seperti biasa. Yang beda, saya membawa berkas banyak untuk lampiran. Mengingat deadline lomba hari Senin, 21 Mei 2018. Di sela-sela mengajar, saya susun lampiran dan karya tulis yang sudah saya print rangkap dua. Kejar-kejaran waktu, saya ke foto copy-an. Duh, ternyata ada berkas yang kurang dan tertinggal di rumah. Padahal hari sudah siang menjelang sore. Maka kuberanikan diri ke diknas Wonosobo untuk berkonsultasi dan solusi.

Saya diberi keringanan satu hari untuk menyelesaikan, maka saya ada kesempatan editing karya tulis yang terlihat ada kesalahan-kesalahan tulis. Kemudian saya set lagi, dan dijilid biasa karena takut terlambat mengumpulkan. Hari Selasa, saya mengumpulkan berkas ke diknas. Saya membawa dua bendel, satu asli satu foto copy. Eh, ternyata yang dikumpulkan covernya abu-abu padahal yang benar sesuai ketentuan lomba warna orien. Karena yang dikumpulkan tiga bendel, saya menawar lagi pinjam karya asli untuk difoto copy. Karena bisanya mengurus setelah jam mengajar, maka berkas tersebut saya copy keesukan harinya. Kebetulan hari Rabu adalah hari 1 tes UKK. Maka sesudah jaga jam pertama dan kedua, saya ke diknas kabupaten untuk yang ketiga kalinya.

Tiba hari H Lomba Apresiasi GTK PAUD Dikmas, Kamis, 24 Mei 2018. Saya menuju gedung SKB Wonosobo tempat digelar lomba khususnya untuk sesi presentasi TBM. Saya kebetulan dapat nomer undian 4. Setelah presentasi rasanya plong, tinggal menunggu pengumuman. Detik-detik pengumuman tiba, dipanggil juara 3 Fuad Sirojudin pengelola TBM Pusposari, Sariyoso, Wonosobo sebaga Juara 3. Wah, jantung semakin dhag-dhig dhug, karena menurut teman-teman peserta lainnya, kalau tidak saya ya Fuad sebagai Juara 1. Eh, dugaan ternyata meleset. Juara satu adalah TBM Al-Bidayah, yang dua tahun sebelumnya sebagai Juara 1 Apresiasi Dikmas tingkat nasional. Akhirnya, saya yang mewakili TBM Srikandi sebagai Juara II, Alhamdulillah. Dalam hati saya membenarkan, bahwa setelah perjuangan yang berdarah-darah dengan kerja keras tak menyerah, keberhasilan akan diraih. Ternyata benar juga bahwa literasi itu menakar karakter mandiri, kerja keras, kreatif, kompetitif, dan tanggungjawab serta kejujuran.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Selamat ya. Bu..

25 May
Balas

Nggih bu, matur nuwun sanget.

25 May

Mantap

25 May
Balas

Makasih bu Selfin. Salam sehat dan suks

25 May

Makasih bu Selfin. Salam sehat dan suks

25 May

Subhanallah, Alhamdulillah Barokallah, semoga selalu sukses

25 May
Balas

Makasih pak, alhamdulillah. Amin

25 May

Selamat bu Eko

25 May
Balas

Makasih bu Dyahni, salam literasi!

25 May

Subhanallah...alhamdulillah. Prestasi luar biasa dari sang "srikandi" Wonosobo , barakallah....bu Eko. Salam sehat dan sukses selalu. Semoga mencapai mardhatillah.

25 May
Balas

Amin, doa bu Nana selalu indah dan kuharapkan. Semoga terkabul bu. Salam sehat dan sukses juga buat Ibu. Alhamdulillah sudah fit kembali, ikut bahagia.

25 May

Subhanalloh.. Luar biasa bunda.. Hasil tidak akan menghianati proses. Sukses selalu bunda ^_^

25 May
Balas

Alhamdulillah, atas motivasi teman-teman semua, kesulitan justru menjadi tantangan untuk ditakhlukkan. Nikmatnya proses patut dikenang dan dibagikan kepada orang lain. Semoga bermanfaat. Makasih bu Rini yang baik.

25 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali